Menunggu siaran langsung dari Old Trafford, MU versus Barca. Vote MU..
Kawan, dapatku kabarkan padamu bahwa perusahaan yang tak seberapa itu masih belum melunasi kewajibannya. Duapuluhjuta, uang yang tidak sedikit bagi orangorang seperti kami - uang yang termasuk sedikit bagi perusahaan bertarif telepon mahal itu. Besok genap sudah sebulan perusahaan yang tak seberapa itu berhutang atas jasa kami. Seperti tementemen yang lain, aku mulai kesal! Yah, sudah ku bilang pada ibuku; Telco Company bukan perusahaan yang bisa diandalkan.
Kawan, ada yang dengan sengaja dan tidak senonoh mengirim sms ngajak-mesum ke nomor bukanteleponbiasa ku. Begini isi pesansingkatnya: “Dibutuhkan Programmer ASP.NET, kirimkan CV ama aku, langsung Interview”. Aku tidak punya pulsa, tolong balaskan sms-nya, katakan aku tidak paham dan tidak berminat belajar bidang pemoggraman, sampaikan juga bahwa aku akan bertahan semampuku untuk tidak menjadi pekerja, apalagi sampai hari ini masih ada teman yang setia bertahan untuk samasama berjalan diatas keyakinan yang semberono ini. Berikut nomor beliau +6285270911991, sampaikan juga rasa terimakasihku atas tawaran baiknya, jangan lupa kau tanyakan siapa dia, tapi tidak perlu kau tanyakan dari mana dia dapat nomorku, biasa itu (kalo nomorku banyak yang tau) *alaahh* ..
Kemarin malam tidurku tidak rapi, terhitung beberapa kali aku terbangun. Aku bermimpi mendiang Teguh, adik kelasku, pilu sekali mimpiku. Ba’da Subuh aku mencoba menenangkan diri, aku mengabari Guruku, Pak Yusuf, beliau kini menjabat WaKa Bid.Kesiswaaan di sekolahku dulu, aku kabari beliau tentang mimpiku itu: “Pak, saya mimpi mendiang Teguh disekolah, sampaikan ke adikadik Rohis untuk mengirim doa kepada Teguh” lebihkurang begitu isi smsku, “Ok, Insyaallah. Zac berminat ngajar disekolah?” Balasnya. “Terimakasih atas tawarannya Pak, …………….” Balasku lagi. Setelah itu beliau tidak membalasnya lagi.
Kawan dapat ku ceritakan juga, Minggu kemarin ibuku datang, sebenarnya minggu depan tapi karena minggu depan aku ingin berpestapora bersama rekanrekan lama, Ibuku yang makin cantik itu memutuskan ke medan duluan, minggu depan baru ia ke kampung; Simpang Mulieng - Lhokseumawe mengunjungi keluarga besar, menyampaikan berita bahagia kakakku. Aku selalu menjadi prioritas, aku suka sekali tabiat Ibuku.
Jika tidak ada kegiatan yang lebih penting, mari sejenak kita berjumpa di pergelaran yang katanya dibuat sekaligus merayakan ulangtahunku itu, sekali lagi mari kawan kita bergumul-bernyanyi-berkeringat lagi, ku tunggu..
Sudah pukul setengah dua malam, kini waktunya MU menghabisi Barca!